Page 1 of 366

Posted on 3 January 2012

3


Januari datang lagi, sayang.

Jika kau bertanya apa pengharapan saya untuk tahun ini, saya bingung, terlalu banyak dan tidak bisa saya sebut resolusi. Saya tidak merayakan tahun baru. Saya tidak membuat resolusi. Bagi saya hidup ini tidak hanya tentang resolusi di malam tahun baru. Bagi saya setiap detik itu ada pengharapan untuk detik berikutnya.

Apa saya orang yang tidak punya rencana tentang hidup?
Tidak, sayang. Tidak sepenuhnya begitu. Tentu saja saya punya, hanya saja saya tidak mau rencana itu menjadi mentah lantaran harapan dan kesempatan yang tidak sejalan. Jadi saya tidak ingin sesumbar. Berjanji lalu dilupakan. Bicara lalu menghilang. Saya berusaha dan saya juga beradu dengan takdir.

Berbicara tentang harapan, sebelum menutup mata dan sesudah membuka mata di pagi hari saya selalu punya harapan dan doa. Rencana sudah pasti ada. Tapi kadang sesuatu yang berjalan tanpa rencana juga bukan hal yang buruk, malah kadang lebih berkesan dibanding hal sudah direncanakan.
Saya mengalami banyak hal indah yang tidak saya rencanakan, sayang.
Dan banyak yang saya rencanakan berujung kecewa.
Apapun yang terjadi nantinya….

Yah, Bismillah sajalah untuk 2012.

Page 1 of 366

***Fauwzya Dean. Diambil dari sini.

Advertisements
Posted in: Blog, Sastra