Habibi Afsah

Posted on 18 December 2011

0



Sore ini, jam 17.00 Wita, Hari Sabtu, 22 April 2011, tak sadar tangan anakku Kartika Eka Hardiyanti yang biasa disapa “Tika” menekan tombol reciever dan menampakkan siaran TVRI yang menayangkan siaran Reportase Anak, dibawakan oleh sang artis kawakan yang penuh dengan nada puitis Hj. Neno Warisman. Mengikuti apa yang diinginkannya, lalu suatu hal yang luar biasa terjadi di hadapan oombym. Kusaksikan seorang anak yang kelihatan duduk tak berdaya di samping Hj. Neno Warisman, Habibie Afsah, dan yang tak disangka dengan ketidakberdayaan itu ternyata dia mampu memiliki penghasilan di atas rata-rata orang normal di Indonesia. Dan dialah salah satu yang menjadi motivator hidup oombym saat ini. Kebeningan tirta menumpuk di mata oombym di setiap detik jalannya wawancara itu. Dialah Sang Perkasa Yang Tegar Berjalan Di Hati Setiap Hati Insan Yang Percaya Bahwa TUHAN Selalu Berpihak Kepada Sang Khalifatullah.

Sosok Habibie Afsah yang unik, dengan keterbatasan fisik yang tidak umum dialami oleh anak-anak di dunia, dan dianggap cacat fisik yang hanya menawarkan rasa kasihan orang lain, ternyata sangat tidak nampak dari cahaya wajahnya yang selalu yakin dengan ketegaran jiwa yang tiada terukur. Nampak rasa syukur dari tatapan mata dan kata-kata yang keluar dari mulut yang tidak normal. Sungguh banyak yang yang seharusnya bisa dipetik dari apa yang telah dijalani oleh seorang anak yang tidak berjalan apalagi berlari. Tangannya pun tak mampu digunakan secara normal. Namun dengan hanya menggunakan satu jari saja, beliau telah menunjukkan betapa besar kekuatan yang diberikan oleh Sang Pemberi Kuasa. Dengan perlahan dan tertatih-tatih, gerakan satu jarinya telah menghasilkan dolar bagi dirinya dengan bekerja sebagai Internet Marketer. Dan oombym mendapat suatu keyakinan bahwa : “Tidak Ada Satupun Yang Tidak Mungkin, Bila TUHAN Sudah Berkehendak”.

Dibalik sosok sang perkasa Habibie Afsah, ada yang lebih hebat lagi, yaitu sang bunda yang setia mendidik anaknya yang bisasa dijuluki oleh kata-kata umum sebagai Kecacatan Fisik, namun bagi bundanya, Ibu Endang Setyati, merupakan sebuah keterlambatan pertumbuhan fisik. Dengan keyakinan bahwa TUHAN Menciptakan Manusia Dengan Sempurna. bundanya menanamkan kata-kata dalam lubuk hati yang terdalam, Anakku Hanya Mengalami Keterlambatan Pertumbuhan Jasmani, Dia Akan Bisa Berjalan. Anakku Hanya Mengalami Keterlambatan Pertumbuhan Jasmani, Dia Akan Bisa Berjalan. Sungguh sosok bunda yang tabah dalam menjalani kewajibannya sebagai ibu yang mengandung, melahirkan, dan mendidik anak yang terlahir. Tidak malu memiliki anak yang nampak cacat di mata umum, tidak disembunyikan anak yang dikatakan aib dalam kamus orang umum, ditampakkan sang buah hati dalam sebuah ketulusannya sebagai ibu yang penuh tanggung jawab, dan yakin bahwa anak yang tidak berjalan itu, akan dapat berjalan lagi. Bukan berjalan selayaknya orang normal, tapi berjalan dalam jiwa orang-orang sabar di dunia ini.

Dalam buku yang dikarang oleh ibu Endang Setyati, “SURGA BUAT HABIBIE“, terdapat rangkaian do’a yang tiada putus-putusnya, hanya untuk anaknya, sang buah hati, suatu ketika nanti dunia akan tahu, bahwa keterbatasan fisik, bukanlah penghalang untuk orang yang mau berkarya di dunia ini. Bagi orang yang tidak pernah berkeluh kesah, terus berjuang dengan ikhlas, bahwa TUHAN Itu ADA. Sungguh luar biasa pengalaman hidup yang dialami oleh ibu Endang Setyati. Dengan keadaan anaknya yang demikian, dia masih saja tegar dan tersenyum, dan menganggap anaknya hanya mengalami keterlambatan pertumbuhan fisik. Dengan keyakinan dan kesabarannya, dibuahkan hasil oleh TUHAN, setelah 23 tahun berlalu. Kini sang permata hati tetap hidup dan selalu menjadi SANG MOTIVATOR.

Dengan kesuksesan hidupnya, Habibie Afsah, menggerakkan satu jarinya, menghadapi internet, bekerja sebagai I-Marketer, mendapatkan penghasilan mengagumkan, dengan kekuatan mental yang sulit terukur. Dengan satu jarinya pula dia menulis sebuah buku motivator kepada setiap jiwa yang rapuh dengan judul : “KELEMAHANKU ADALAH KEKUATANKU“. Sungguh insan sempurna yang mau berbagi dengan orang lain tentang suatu makna kehidupan yang sesungguhnya. Dimana setiap orang tidak akan merasa bahwa setiap diri adalah sempurna, ketidaksempurnaan hanyalah apa yang nampak, dan itu hanyalah semu dan tiada bermakna. Ketidaksempurnaan hanyalah mediator untuk mencapai puncak kesempurnaan sejati di sisi TUHAN.

Dua sosok yang pandai Bersyukur, menghasilkan dua buku Motivasi, merupakan anugerah TUHAN yang mungkin tidak disadari adalah investasi TUHAN bagi umat manusia. Siapa yang menyangka bahwa surga dunia dapat dimiliki oleh orang cacat, dan siapa yang menyangka bahwa suatu kelemahan di mata orang sesungguhnya adalah sebuah kekuatan dari SANG PENCIPTA.
Suatu ketika nanti, orang akan tahu, bahwa TUHAN menciptakan segala sesuatu tidak dengan sia-sia…

Catatan :
Dua buku motivator itu belum dimiliki dan belum terbaca oleh oombym…
Ah, seandainya oombym bisa memilikinya dari tangan dua orang motivator ini…. dengan tanda tangan aslinya… (Hehehehe… maunya)

oombym@gmail.com

***Oombym. Diambil dari sini.

Advertisements