Tour Paket Komplit

Posted on 20 November 2011

2



Kamis, 17 November 2011. Hari ini adalah hari ke-3 Asean Blogger Community Conference. Peserta akan diajak tour ke 2 tempat di Bali; Garuda Wisnu Kencana dan toko oleh-oleh Khrisna. Kedua tempat ini dipilih karena letaknya tidak jauh dari bandara. 80% peserta telah mengantongi tiket pulang hari ini, sehingga mempermudah akses menuju bandara yang mulai macet karena KTT Asean. Beberapa peserta malah sudah diantar ke bandara sejak pagi karena pesawat mereka terbang pagi. Dari hotel mengedarai bis, peserta diantar menuju destinasi pertama yaitu Garuda Wisnu Kencana.

Terletak diatas dataraan tinggi batu kapur padas dan menatap kawasan wisata dipesisir selatan Bali, Garuda Wisnu Kencana Cultural Park adalah jendela seni dan budaya Pulau Dewata yang memiliki latar belakang alami serta panorama yang sangat mengagumkan. Dengan jarak tempuh 15 menit dari Pelabuhan Udara dan kurang dari satu jam dari lokasi perhotelan utama, GWK menjadi salah satu tujuan utama untuk berbagai pertunjukan kesenian, pameran dan konferensi ataupun kunjungan santai bahkan kunjungan spiritual. Patung ini merupakan karya pematung terkenal Bali, I Nyoman Nuarta. Monumen ini dikembangkan sebagai taman budaya dan menjadi ikon bagi pariwisata Bali dan Indonesia.
Patung tersebut berwujud Dewa Wisnu yang dalam agama Hindu adalah Dewa Pemelihara (Sthiti), mengendarai burung Garuda. Tokoh Garuda dapat dilihat di kisah Garuda & Kerajaannya yang berkisah mengenai rasa bakti dan pengorbanan burung Garuda untuk menyelamatkan ibunya dari perbudakan yang akhirnya dilindungi oleh Dewa Wisnu. Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berada di ketinggian 146 meter di atas permukaan tanah atau 263 meter di atas permukaan laut. (diambil dari sini).

Pertama kali menginjak kaki di sini, saya kagum. Patung sebesar itu, baru jadi separuhnya! Gimana kalau sudah jadi 100% ya? Sangar banget deh pokoknya hehehe. Untuk mencapai ke lokasi GWK, kita mesti naik tangga. Jumlah tangganya nggak se-sangar Danau Kelimutu hehe. Tapi lumayan lah buat yang nggak pernah olahraga. Semua peserta langsung pasang aksi, foto-foto, gantian foto, gantian gaya, gantian jadi patung. Eh… pokoknya seru lah yah. Saya dan kang Iwok malah nyobain ‘berdoa di air suci’. Waaaa… ;)) Btw sebelum kita pergi ke lokasi GWK berdiri, kita sempat nonton pertunjukan tarian Bali yang dibawakan oleh 2 perempuan… cantik dan indah!

This slideshow requires JavaScript.

Puas foto-foto peserta kembali ke rest-area. Ada yang pesen minum, ada yang makan. Saya dang kang Iwok asyik pula ngobrol dengan mas Wahyudi Gatot. Berbagi cerita itu indah. Hehe.

Dari GWK, peserta diantar menuju destinasi tour ke dua yaitu toko oleh-oleh Khrisna. Serbuuuu! Belanja-belenji sampai puas. Ragam oleh-oleh khas Bali ada di sini. Yaaa tipikal toko oleh-oleh lah. Mulai dari kain, baju, asesoris, peralatan makan, sandal, tas, makanan, sampai dengan kopi! Ngeliat kopi luwak, antara kemasan dan harga, aaaaah…pengen jadi pengusaha kopi luwak juga 😀 hahaha. Cuma nanti kasian ya luwaknya kalo saya nggak telaten ngerawatin. Bagi peserta yang sudah selesai belanja, silahkan kembali ke bis untuk menikmati makan siang; KFC. Setelahnya peserta diantar menuju bandara.

Saya sudah janjian sama om Bisot. Yaaah bukan saya namanya kalo nggak ganggu kerjaan orang hahaha. Di bandara sempat pangling juga ngeliat bapak yang satu ini make pakaian kerja. Biasanya kan nggak gitu hihihi. Saya, bunda dan kakang bakal ikut om Bisot. Ditambah lagi bang Agus karena pesawatnya masih jam 10 malam. Wow! Tapi karena banyak peserta yang ternyata pesawatnya delay akibat kedatangan presiden Obama, jadi kita ngetem dulu di bandara. Pilihannya ya Indomaret. Dan depan Indomaret kita ngegembel (gembel elit :p) dan haha hihi bareng Hariesajaa dan Didi Carbone (Happy bday ya!) asal Kalimantan. Huiiiii seru deh. Dari ngobras ini lah sampai muncul istilah SANGARRRRRR dan MENGERIKAN! Hahaha.

Nongkrong di Indomaret Ngurah Rai sampai menjelang sore, sampai Hariesajaa dan Didi Carbone terbang, sampai Goiq yang pesawatnya delay udah balik lagi ke atas, sampai bang Agus ngobras sama Nona Dita, sampai Almas balik dari KTT. What a beautiful day bisa ngobrol bebas, haha hihi, saling cela dan nyengir. Terus pak Komang datang menjemput karena kami harus pergi ke Jimbaran, liat sunset. Pergilah saya, bundakakang dan abang ke sana. Hahaha kasian nih ada yang lagi ngobrol terpaksa dipangkas gara-gara kita paksa jalan 😀

Sama pak Komang kita diantar ke sebuah resto pantai, pinggir laut, namanya New ANTAR Cafe. Di Jimbaran. Tempat yang asyik untuk candle light dinner! Saya tidak bisa membahas betapa indah dan menyenangkan sore itu. Kalian silahkan liat di foto-fotonya saja yah. Sunset, candle light dinner, persahabatan, musik pantai, hidup ini indah yah. Apalgi gratisan *lirik om* Hhahaha. Ikan-ikan yang dipilih buat dinner juga dahsyat bikin perut penuh.

Pulang dari Jimbaran kami mengantar bang Agus dulu dan kembali ke All Season. Di sana sudah ada Nike *ehm plis yah :p* Siap istirahat untuk acara besok; Kopdar Blogfam dan Kopdar Flobamora Community chapter Bali. Yuk!

 

***Tuteh

 

Advertisements