Simulasi Tsunami

Posted on 19 October 2011

0


Simulasi mengantisipasi tsunami ini diselenggarakan oleh Kelurahan Paupanda dan Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Bencana memang datang tanpa permisi. Alam memang penuh misteri. Kadang bersahabat tapi kadang juga mematikan.
Di luar dari pada itu sudah menjadi tugas dan kewajiban manusia untuk melestarikan alam. Meski kenyataannya alam yang semakin renta ini sering ‘sakit’ dan ulah manusia yang mengundang untuk terjadinya bencana.
Tapi bukan berarti kita tidak perlu mempersiapkan diri untuk setiap kemungkinan bencana yang datang. Bahkan kita bisa mencegah dan meminimalisir jumlah korban atau kerugian yang bisa ditimbulkan oleh bencana tersebut. Kita ambil contoh saja Jepang yang dilanda gempa dan tsunami pada April lalu, dengan segala kesiapan baik Manusia maupun Teknologi, tetap saja mengalami kesulitan dalam mengatasi bencana alam tersebut. Apalagi kita yang hidup di daerah dengan segala keterbatasan ini, bukankah kita perlu mengantisipasi segala sesuatu dengan sumber daya yang ada sebelum bantuan dari pihak lain berdatangan.
Menurut DepKes RI, Bencana adalah peristiwa atau kejadian pada suatu daerah yang mengakibatkan kerusakan ekologi, kerugian kehidupan manusia serta memburuknya kesehatan dan pelayanan kesehatan yang bermakna sehingga memerlukan bantuan luar biasa dari pihak luar.

Bencana yang ditimbulkan oleh alam tentu saja kita sudah mengenal dengan baik karena memang sering terjadi akhir-khir ini misalnya gempa bumi, tsunami, gunung meletus, abrasi, banjir, longsor dan lain-lain. Kemudian ada bencana non-alam contohnya gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemic dan wabah penyakit. Selain itu juga ada Bencana Sosial berupa masalah etnik, budaya, agama dan politik, perang dan konflik perbatasan, terorisme berupa bom nuklir, senjata biologis dan kimia.
Untuk diketahui bahwa secara geografis, topografis, geologis, hidrologis , dan demografis sebagian besar wilayah Kabupaten Ende termasuk Kelurahan Paupanda dan Tanjung merupakan wilayah yang sangat rentan terhadap bencana, baik yang disebabkan oleh fakor alam ataupun non alam. Jadi dalam rangka pengurangan resiko bencana akibat intensitas bencana yang cenderung meningkat akhir-akhir ini, maka perlu diperjelas peran dan tanggunggjawab serta langkah-langkah yang dapat ditemput oleh masyarakat melalui pembentukan Tim Siaga Bencana kelurahan Paupanda dan Tanjung guna menghindari, mengendalikan resiko, mengurangi dan menanggulangi bencana serta memulihkan korban dari dampak bencana berdasarkan Instruksi Bupati Ende Nomor 1 Tahun 2008 Tentang Desa / kelurahan Siaga Bencana.
Setelah rentetan kegiatan rapat dan konsolidasi antara Tim Siaga Bencana Kelurahan bersama masyarakat sekitar mengenai Tugas dan Peran, Standar Operasional Kedaruratan, Pemetaan Daerah Bencana, Pelatihan Tim Siaga Bencana, dan Gladi Bersih Simulasi maka pada tanggal 13 Oktober 2011 lalu bertempat di Pantai Pu’unaka, Kelurahan Tanjung telah dilangsungkan Simulasi Bencana Alam Gempa Bumi dan Tsunami oleh Tim Siaga Bencana gabungan antara Kelurahan Paupanda dan Tanjung serta masyarakat setempat. Turut hadir pula Bapak Wakil Bupati Ende, Camat Ende Selatan,Anggota Polres Ende, Anggota Danramil Ende, Tim Medis dari Puskesmas dan RSUD Ende, LSM FIRD Kab.Ende serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan simulasi berjalan sukses dengan Tim Siaga Bencana kelurahan yang dibagi dalam beberapa kelompok kecil sebagai Regu Peringatan Dini, Regu Pemetaan, Regu Perintis, Regu Penyelamatan, Regu Keamanan, Regu Pengungsian, Regu Kebakaran, Regu Logistik, Regu Informasi dan Hubungan Luar, Regu Relawan, Regu Pertolongan Pertama dan Regu Dapur Umum. Masing-masing regu bertanggung jawab atas tugas yang telah dirincikan pada pertemuan-pertemuan sebelumnya. Regu Perintis misalnyayaitu membuka jalan dan mempersiapkan tempat pengungsian. Regu penyelamatan bertugas mencari, menyelamatkan dan memindahkan korban. Regu pertolongan pertama bertugas menilai kondisi korban, melakukan pertolongan pertama kegawat daruratan misalnya resusitasi jantung paru dan perawatan luka, Partisipasi masyarakat, regu Pemetaan bertugas mengumpulkan data, membuat peta ancaman, peta kerentanan, peta resiko, peta dampak bencana serta peta pulihan bencana. Perwakilan siswa dari beberapa TK dan SD setempat juga tim medis dan anggota TNI/POLRI dalam simulasi ini merupakan hal yang sangat penting dalam kerjasama dengan Tim Siaga Bencana Kelurahan yang sudah dibentuk. Totalitas masyarakat setempat berakting sebagai korban gempa dan tsunami dengan berjatuhannya korban di pasir pantai yang panas, yang bergelantungan di pohon Waru, bahkan ada yang sampai rela berakting sebagai korban meninggal tersapu gelombang ̶ tiduran di tepian ombak sana, ada pula seorang ibu paruh baya yang berakting sebagai orang gila, acting anak SD dan TK yang mengalami luka berat, pingsan dan Korban meninggal cukup menuai pujian dari sejumlah pihak. Peran masyarakat sekitar sebagai aktor dan aktris dadakan sangat memukai sekaligus menghibur.
Terlepas dari semua kehebohan dan kelucuan yang hadir karena actor dan aktris dadakan tersebut masyarakat diharapkan mengerti dan dapat mempraktikan prosedur penanggulangan bencana suatu ketika bencana datang, Melibatkan siswa siwa SD dan TK yang merupakan suatu hal yang penting karena mereka dapat belajar dari pengalaman di tempat simulasi bagaimana saat terjadi gempa, bagaimana harus berlindung atau berlari menyelamatkan diri, dan diharapkan bisa membagi ilmu mereka pada teman-teman di sekolah.
Sebelum bantuan datang minimal masyarakat sudah dapat menjalankan perannya dalam upaya menghindari, mengendalikan resiko, mengurangi dan menanggulangi bencana serta memulihkan korban dari dampak bencana. Saat terjadi bencana kita tidak tahu apakah bantuan dari luar akan segera sampai atau tidak. Jika bukan kita yang bergerak cepat maka akan lebih banyak korban yang berjatuhan sebelum tersentuh bantuan dari luar. Bukan berarti kita mengharapkan datangnya bencana lho yah.
Yah, kita berdoa saja semoga bumi Ende kita ini jauh dari segala macam bencana. Amin.
😉

***Fauwzya

Advertisements
Tagged: , ,
Posted in: Blog